Kepala Sekola MTS Darunnaim YAPIA Parung Mengikuti Pelatihan Kurikulum Responsif Gender

    0
    311

    Sejumlah 40 dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengikuti pelatihan penerapan kurikulum responsif gender di Hotel Laras Asri Salatiga. Pelatihan ini dilakukan untuk membekali para pengajar agar tidak hanya sensitif dan responsif gender dari segi pengetahuan, tetapi juga sikap dan keterampilan. Pelatihan dimulai hari minggu dan dijadwalkan berakhir pada Selasa besok (21-23/8).

    Salah satu fasilitator dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA) Dr Susanto mengungkapkan bahwa keberhasilan perguruan tinggi dalam upaya penerapan kurikulum responsif gender dilihat dari tiga parameter. Yakni isi kurikulum, proses dan penilaian. “Ketiganya harus terpenuhi dari bagaimana topik atau materi, penyampaiannya hingga tahap evaluasi,” terangnya.

    Susanto berharap pelatihan ini dapat memberikan bekal yang memadai karena diawali dari penyamaan persepsi, pemetaan mata kuliah dan diakhiri dengan pelatihan dosen. Ia meyakini UIN Walisongo akan mampu memberikan pembelajaran dan kesadaran bagi masyarakat secara lebih efektif serta menginspirasi lembaga-lembaga lain untuk melakukan hal serupa.

    “Kami punya harapan UIN Walisongo juga menginspirasi perguruan tinggi-perguruan tinggi yang lain,” tambahnya.

    Rektor Prof Dr H Muhibbin MAg dalam sambutannya bersyukur bahwa kesepakatan antara UIN Walisongo dan KPP-PA ditindaklanjuti dalam bentuk yang nyata. Ia berharap responsi terhadap gender akan menjadi gerakan yang massif.

    “Sesungguhnya beberapa dosen kita sudah menerapkan mata kuliah yang responsif gender dan berjalan cukup lama, tetapi gerakannya tidak masif, satu-satu, sehingga tidak tampak,” ungkapnya.

    Rektor menambahkan bahwa meskipun saat ini baru empat fakultas yang menjadi pilot project dalam pengembangan kurikulum, ke depan ia berkomitmen implementasi kurikulum dan kegiatan-kegiatan yang responsif gender akan terus dilakukan lebih luas baik dengan ada atau tidaknya dukungan dari KPP-PA.

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here